Skip to main content

Koin untuk Mushollah Kaliburu


Dusun 4 Desa Kaliburu, sebuah desa di pegunungan yg berlokasi di Kecamatan Sindue Tombusabora Kabupaten Donggala. Desa ini berjarak sekitar 85km dari Banawa, ibukota Donggala. Dusun 4 Ds. Kaliburu ini dihuni oleh 23 kepala keluarga dengan total 79 jiwa. Dusun ini mayoritas dihuni oleh Suku Da'a yang beragama muslim.

Sampai saat ini, penduduk Dusun 4 Ds.Kaliburu masih sulit untuk melakukan shalat berjama'ah karena fasilitas ibadah yg belum tersedia. Untuk melakukan shalat Jum'at saja, penduduk harus "turun gunung" dengan medan yang bisa dilalui selama 20 menit dgn roda dua jika hari sedang tidak hujan. Jika hari sedang hujan, maka jalannya harus ditempuh dengan berjalan kaki saja.
.
Untuk kegiatan @_pekha part 4, kami menggalang koin untuk membantu pembangunan mushollah di dusun 4 desa Kaliburu ini. Penggalangan koin akan dilaksanakan sampai dengan 30 April 2017. Koin-koin yang terkumpul akan digunakan untuk menyediakan bahan bangunan
Untuk informasi penggalangan Koin untuk Mushollah Kaliburu dapat menghubungi:
- Inna 08114504919
- Arfan 085341009795
.
Teman-teman juga dapat menyumbangkan koin melalui pengantaran langsung ke
BTN Palupi Blok A No.30
.
Atau transfer ke:
BRI 7805-01-002696-53-9 a.n.Eka Purnamasari
.
Ditunggu partisipasinya bapak, ibu, mas, mbak, kakak, adik, dan teman semua 
.
Tak perlu menunggu kaya untuk bisa berbagi. Karena dari satu koin yang kalian sumbangkan bisa melahirkan senyum kebahagiaan di wajah mereka yang membutuhkan.

#pencintakoinharapan 
#satukoinsejutaharapan 
#berbagiituindah

Comments

Popular posts from this blog

Antara Indonesian Idol dan ST 12

Kalo tidak salah, tahun 2008 ini merupakan tahun kelima pelaksanaan Indonesian Idol, yang ditayangkan di RCTI. Namun meski sudah lima kali, namun baru kali kelima ini saya tertarik untuk menyaksikannya. Alasannya mungkin karena ST 12, tapi mungkin juga bukan.

Tahun lalu, saya pernah mendengar dari Hp ponakan ada sebuah lagu, yang mirip dengan gaya lagu Peterpan, saya bahkan mengcopy lagu tersebut, yang ternyata milik group band yang juga berasal dari Bandung, ST 12. Lalu beberapa bulan belakangan, di program Selamat Pagi Trans7 yang saya produseri saat ini, lagu tersebut menjadi momok bagi Bima, seorang anggota tim kreative saya.

Saya dan beberapa teman, seperti Thomas, VJ tim Selamat Pagi, sering menggoda Bima, dengan memutar lagu tersebut, di Komputer saya. Belum lagi Susan, PA Selamat Pagi yang juga menggoda Bima dengan memutar lagu ST 12 menggunakan HP. Bahkan maret lalu, saat kami taping di Makassar, saya dan Susan tak hentinya menggoda Bima dengan lagu ST 12.

Awal april ini, perhel…

Haruskah Ku Melawan Dunia?

Bagaikan lirik sebuah lagu...
Kita adalah hati yang tertindas. Kitalah langkah yang berhenti berjalan. Kitalah mimpi yang tak terwujudkan....

Adalah kisah yang pernah terjadi diantara kita. Berawal dari belasan tahun lalu, kemudian redup kemudian mucul kembali, kemudian redup, muncul lagi, dan terakhir... terang tidak, redup tidak, mati pun tidak. Walau bisa jadi ini hanya terjadi di duniaku, tidak pada duniamu.

Apa yang aku telah lakukan belakangan, bagimu telah cukup bahkan lebih untuk menebus dosa-dosaku padamu dimasa lalu. Namun tetap saja itu tidak akan cukup mengembalikan semua pada posisi dimana dulu kita adalah yang paling segalanya. Sempat memang ada harap. Harap yang kusimpan cukup lama, namun tak pernah juga aku tawarkan, karena aku tau sekarang semua telah berubah dan berbeda.

Apakah layak orang yang pernah pergi, justru menunggu kembali? Sementara yang seharusnya dia tunggu tak lagi berjalan lurus mengarah padanya. Ia yang sangat ingin ditunggu olehku adalah hal yang tak …

Shalawat Tarhim Pengingat Masa Kecil

Tau Shalawat Tarhim?

Shalawat yang biasanya diperdengarkan sebelum adzan. Di Bandung ada beberapa masjid yang saya pernah dengar masih memperdengarkan shalawat ini, hingga sekarang.

Saat berkunjung ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Padang, Medan, Palembang di Sumatera. Lalu Pontianak, Balikpapan di Kalimantan, Jogja dan kota-kota lainnya di Jawa, kota-kota lain di Indonesia Timur seperti Ternate, dan pastinya di kota-kota yang ada di Sulawasi Selatan, tak terkecuali Pinrang, masih banyak yang memutar shalawat ini sebelum memasuki waktu shalat.

Sekitar 10 kilometer arah utara kota Pinrang, adalah Leppangeng, sebuah desa yang tenang dan ramah, desa dimana saya berasal. Di desa inilah dulu semasa kecil kuping saya akrab dengan shalawat ini. Dari sebuah mushollah yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah. Mushollah Nurul Yaqin. Saat ini telah berubah menjadi masjid, setelah diperluas dan ditingkat menjadi dua lantai.

Masa itu, sepulang sekolah setelah dhuhur dan makan siang, ka…

Its Me... Saat Liburan ke China Januari 2017

Its Me... Pada Hari Raya Idul Fitri 2017