Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2015

Menanti Sop Ikan Batam

Aku selalu suka duduk disini. Dekat walau tak menempel pada kaca yang menjadi dinding. Dari sini aku dapat melihat banyak tenan makanan berjejer lengkap dengan beragam karakter orang yang sedang makan. Dan dari sini pula aku dapat melihat jalan layang dua arah yang tak begitu ramai, sepi malah. Hanya satu dua mobil yang melintas per sepuluh atau dua puluh detik. Berbeda, amat berbeda bahkan dengan kondisi lalu lintas di bawahnya. Amat padat jika tak mau dibilang macet total. Terlebih jika lepas maghrib. Nyaris tak bergerak.Oh iya, aku sebenarnya kesini bukan untuk menjadi pengamat suasana dalam mall dibagian food court atau suasana jalanan di depan mall. Aku kesini untuk makan. Kali ini makan malam. Yah, disini, merupakan lokasi terdekat jika aku sedang ingin menikmati Sop Ikan Batam. Aku membuat tulisan ini, sambil menunggu Sop pesananku tiba... 😊Bagi mereka yang biasa kesini, rasa-rasanya akan mudah menebak aku sedang berada dimana. Yap, Mall Ambassador...Selamat Makan Malam...@dae…

Menyelami Mimpi

Menyelami MimpiDalam sepi aku diam. Terbayang mimpi-mimpi yang dulu muncul dari pikiranku. Pikiran dimana isi otakku belum sepelik sekarang. Mimpi-mimpi sederhana yang hanya dengan memikirkannya aku bisa tersenyum. Tersenyum senang seakan-akan baru saja menang lotere.Salah satu dari sekian banyak mimpi-mimpiku itu adalah kamu. Iya kamu. Mimpi untuk bisa bersama kamu selamanya. Mimpi yang hingga saat ini, masa dimana telah lama berlalu sejak pertama kali aku impikan, masih belum bisa dan mungkin tak akan pernah terwujud jadi kenyataan.Namun memang tak semua yang indah dalam mimpi, akan indah juga pada kenyataan, menurut banyak orang. Aku merasa mimpi ini memang cukup dinikmati dalam alam mimpi yang kita jalani bersama. Bagiku, mimpi yang dijalani bersama, apapun itu keadaannya, adalah kenyataan yang menyenangkan dan selalu dimpi-impikan oleh siapapun.Masih ada yang tersisa dari mimpi masa lalu yang masih bertahan dan memang layak dipertahankan hingga saat ini, dan rasanya akan bertahan…

Perjalanan Panjang dari Surabaya

Perjalanan hari ini dari Surabaya ke Jakarta benar-benar luar biasa.Dimulai dengan diundurnya dari penerbangan 14.30 ke 16.25 lalu delay. Setelah terbang sekitar 45 menit, Pilot umumkan Halim ditutup untuk VVIP. Kemungkinan besar karena A0001 mau bertolak ke KL bawa RI1. Setelah mutar-mutar di atas laut hampir satu jam, pesawat kembali mengarah ke HLP.10 menit kemudian Pilot umumkan kita antri untuk mendarat. Di depan ada 2 pesawat yang akan landing dan di darat akan ada 2 pesawat yang akan take off. Pesawat mutar-mutar lagi di atas bekasi sekitar 15 menit. Setelah itu akhirnya mendarat sekitar 15 menit kemudian. Begitu udah landing, pesawat berhenti dijalur antara run way dan apron karena antri untuk parkir. Apron lagi penuh. Ini adalah proses taxi terlama yang pernah saya alami hehehe... Jam 19.55 Pilot umumkan kita masih antri menunggu parkiran, dan di depan ada 2 pesawat yang juga lagi antri dan di belakang ada 3 pesawat. Jadi total ada 6 pesawat yang lagi antri. Bukan main dah. I…

Pesona?

Bicara soal pesona. Semua orang punya pesona, hanya saja ada yang pesonanya kuat, ada yang biasa-biasa aja, ada juga yang nyaris tidak tampak.Lantas apa harus iri atau antipati terhadap orang yang "sepertinya" pesonanya lebih kuat daripada pesonamu? Harusnya tidak usah. Karena ketahuilah bahwa sebenarnya pesona adalah pemberian Tuhan, yang bisa kamu pupuk atau memang sudah dari sananya kamu sangat memesona atau justru kebalikannya.Lalu jika ada sosok yang masuk ke lingkunganmu dimana kamu merasa pesonanya jauh diatasmu, apa lantas kau harus sibuk dengan pesona sosok itu? Mengapa harus susah payah membangun pesona demi mengalahkan pesona sosok itu. Bisa jadi sebenarnya pesonamu jauh lebih oke dari sosok itu. Hanya saja sosok tersebut lebih pandai menempatkan diri darimu.Tak usah sibuk membangun citra demi mematikan pesona sosok yang baru muncul itu. Apalagi sampai kamu lupa mengurus dirimu sendiri, yang akhirnya mengikis pesona yang kau miliki.Bersikap saja yang wajar. Tak us…

Lagi Kangen Berlayar

Pernah menyusuri lautan dari Jampue sampai Bonging Ponging dengan sampan yg saat duduk, tangan kanan kiri bisa lgsg menyentuh air laut.Pernah nyeberang dari Lombok kr Gili Trawangan pake perahu penumpang, dalam kondisi ombak lumayan tinggi. Dan perahu melaju diantara ombak itu.Pernah nyeberang ke Pulau Air dari Ancol pake Speed Boat dan balik lagi ke Ancol dengan Boat yang sama.Pernah nyeberang dari Sumur ke Pulau Umang pake Jukung, Perahu nelayan pake layar yang cuma muat 2 orang penumpang.Pernah berlayar pake Pesiar Kecil dari Nusa Dua ke Nusa Lembongan dan balik lagi ke Nusa Dua sore harinya.Pernah beberapa kali pake ferry nyeberang Merak ke Bakauheni atau sebaliknya.Pernah berlayar dari lepas maghrib sampai ashar esok harinya dengan kapal penangkap ikan tuna di Ambon. Dari Pulau Seram ke lepas pantai Ambon.Pernah beberapa kali naik kapal laut yang besar. Kapal penumpang milik Pelni dari Makassar ke Jakarta atau sebaliknya dan transit di Surabaya.Pernah pake Speed Boat dari Batam k…

Menyadari yang tak Memahami...

Setelah apa yang terjadi beberapa bulan ini, saya menyadari bahwa beberapa hal tidak bisa dipaksakan, bahkan walau hal tersebut tepat sasaran dan memang berada pada tempat seharusnya. Namun kecocokan dan ketepatan bukan jaminan akan berlangsung sesuai harapan. Karena disana terlalu banyak dan terlalu mahal yang harus dibayar. Sesuatu yang unik dan nyaman yang entah hasil perjuangan yang untuk apa pada akhirnya.Sungguh penuh tanda tanya dan tak tau siapa yang mampu tuk menjawabnya...Ini hanyalah sedikit celoteh tentang hidup, yang mungkin oleh sebagian besar orang yang membacanya akan dianggap urusan hati hahahaha...#colotehdalamhati

Its Me... Saat Liburan ke China Januari 2017

Its Me... Pada Hari Raya Idul Fitri 2017