Untukmu Yang Tetap Cantik

Aku mencintaimu dan aku tau kamu tau itu. 
Aku mencintaimu sejak pertama kali kita ketemu dulu
Tapi... Aku tau dan kamu juga pasti lebih tau
Bahwa kita tidak bisa menyatu

Sudah lama waktu berlalu
Sejak pertemuan kita kedua kalinya
Yang merupakan pertemuan terakhir, sampai saat ini
Bertahun-tahun sudah...

Sejak masa itu beberapa kali aku berkunjung ke kotamu
Bahkan belum terlalu lama berselang
Aku datang ke tempat dimana kita dulu bertemu

Aku selalu ingat akan dirimu
Ketika aku menapakkan kaki di kotamu
Bukannya tak berani, bukannya tak ingin
Namun aku tau, dan aku yakin kamu juga tau
Bahwa lebih baik memang aku tak menghubungimu

Namun...
Berselang berjalannya waktu
Kamu muncul...

Tak berlebih jika aku bilang
Sepertinya kamu mencariku
Dan akhirnya kamu menemukanku

Beberapa bulan ini
Kamu hadir dihari-hariku
Tak hadir memang secara fisik

Ah..
Kamu masih cantik seperti dulu
Senyummu masih manis seperti dulu

Dan Aku...
Masih tergila-gila padamu
Sungguh!

Harusnya aku tak membiarkanmu menemukanku
Atau setidaknya setelah kamu menemukanku...
Aku tidak membuatmu bertahan seperti sekarang ini terhadapku

Jujur aku takut
Aku takut jika aku tak kuasa menahan keinginannku
Dan aku tau sampai saat ini...
Aku dan kamu menyatu itu, adalah suatu ketidakmungkinan yang absolut

Namun itulah keadaan sekarang
Aku tidak tau apa yang akan terjadi selanjutnya
Tapi sementara biarkan saja begini
Aku menikmati keberadaanmu yang jauh
Namun dekat dalam mediaku

Walau tak tau bagaimana akan ini berakhir
Toh pada akhirnya jika pun akhirnya kamu memilih untuk menghilang
Aku tidak akan berusaha mencarimu
Demi kebaikanku dan kebaikan kamu dan keluargamu

Yang pasti...
Aku masih sangat sayang dan mencintaimu..



Daenkmar
Selasa, 31032015-00.30 wib

Comments

obbil mesi said…
Beberapa hal kadang lebih baik terkubur dan tersembunyi, para pecinta yang sesungguhnya, seringkali adalah yg paling banyak terkorbankan. Salut, salam.
reska pananjung said…
Sedih banget ceritanya om