Skip to main content

Apa Iya Air Asia QZ8501 A320-200 PK-AXC Tidak Ada Ijin Terbang Pada Hari Minggu Tersebut???


PK-AXC yang jatuh di Selat Karimata Minggu (281214) pagi.
Foto oleh Edy Permono, 17 Maret 2009
Di Denpasar-Ngurah Rai Bali International Airport (DPS/WADD)
Gak maksud belain Air Asia. Tapi klo bener penerbangan hari minggu itu gak ada ijinnya. Pertanyaan besarnya, kok bisa terbang? Kan gak mungkin ujug2 itu pesawat mangkal trus panggilin penumpang yg mau ke singapur utk naik. Ya kali itu angkot di perempatan.
Tiket udah pasti dijual jauh2 hari. Keluarga kevin klo gak salah dah beli tiket itu dari bulan mei, kok bisa ya itu gak ada ijin tapi tiket dah dijual lama?

Belum lagi, hari minggu pagi itu pasti ada desk utk cek in QZ8510. Kok dapet? Trus dapet gate utk penumpang boarding. Trus lagi itu pesawat PK-AXC kok bisa parkir diarea menaikkan penumpang. Trus lagi kok ATC Djuanda ijinin take off ya?. Belum lagi pesawat itu tujuannya Singapura. Artinya ada ijin utk mendarat di Changi plus ijin memasuki udara singapura.

Asli saya yg awam ini gak paham. Makin bingung dengan segala sesuatu yg beredar. Tempo hari beredar surat yg katanya internal, bahwa Air Asia gak ambil laporan cuaca BMKG pagi itu sblm QZ8510 PK-AXC take off. Sekarang ada berita ijinnya cuma Senin Selasa Kamis Sabtu. Saya bahkan lihat foto dari surat tersebut.

Jadi? Balik lagi. Kok bisa yah? Lantas mau salahkan siapa? Kalo nyalahin mah bisa banyak yang kena neh.

Saya sih tetap berharap hal2 yang model begini dikeep dulu aja sampai KNKT selesai melakukan penyelidikan penyebab pesawat jatuh. Lagi2 bukan mau bela air asia, tapi apa gak lebih baik kita dukung proses evakuasi dulu. Dan jika ada temuan2 yang mencurigakan ya dikasi ke pihak terkait aja. Gak usah dipublikasi berlebihan dulu.

Saya memang suka naik air asia. Tapi jika memang nantinya kecelakaan itu karena kelalaian pihak air asia, udah pasti saya akan black list maskapai itu. Tapi sekarang mari kita ikuti proses. Jangan berspekulasi dulu.

Jadi intinya kalo memang gak ada ijin kok bisa terbang? Jadi bener neh Air Asia QZ8501, A320-200 PK-AXC itu gak ada ijin terbang hari itu?

Mohon maaf jika saya salah. Saya hanya orang awam yang otaknya  penuh pertanyaan.

Salam
@daenkmar

#duka air asia
 

Comments

Popular posts from this blog

Antara Indonesian Idol dan ST 12

Kalo tidak salah, tahun 2008 ini merupakan tahun kelima pelaksanaan Indonesian Idol, yang ditayangkan di RCTI. Namun meski sudah lima kali, namun baru kali kelima ini saya tertarik untuk menyaksikannya. Alasannya mungkin karena ST 12, tapi mungkin juga bukan.

Tahun lalu, saya pernah mendengar dari Hp ponakan ada sebuah lagu, yang mirip dengan gaya lagu Peterpan, saya bahkan mengcopy lagu tersebut, yang ternyata milik group band yang juga berasal dari Bandung, ST 12. Lalu beberapa bulan belakangan, di program Selamat Pagi Trans7 yang saya produseri saat ini, lagu tersebut menjadi momok bagi Bima, seorang anggota tim kreative saya.

Saya dan beberapa teman, seperti Thomas, VJ tim Selamat Pagi, sering menggoda Bima, dengan memutar lagu tersebut, di Komputer saya. Belum lagi Susan, PA Selamat Pagi yang juga menggoda Bima dengan memutar lagu ST 12 menggunakan HP. Bahkan maret lalu, saat kami taping di Makassar, saya dan Susan tak hentinya menggoda Bima dengan lagu ST 12.

Awal april ini, perhel…

Haruskah Ku Melawan Dunia?

Bagaikan lirik sebuah lagu...
Kita adalah hati yang tertindas. Kitalah langkah yang berhenti berjalan. Kitalah mimpi yang tak terwujudkan....

Adalah kisah yang pernah terjadi diantara kita. Berawal dari belasan tahun lalu, kemudian redup kemudian mucul kembali, kemudian redup, muncul lagi, dan terakhir... terang tidak, redup tidak, mati pun tidak. Walau bisa jadi ini hanya terjadi di duniaku, tidak pada duniamu.

Apa yang aku telah lakukan belakangan, bagimu telah cukup bahkan lebih untuk menebus dosa-dosaku padamu dimasa lalu. Namun tetap saja itu tidak akan cukup mengembalikan semua pada posisi dimana dulu kita adalah yang paling segalanya. Sempat memang ada harap. Harap yang kusimpan cukup lama, namun tak pernah juga aku tawarkan, karena aku tau sekarang semua telah berubah dan berbeda.

Apakah layak orang yang pernah pergi, justru menunggu kembali? Sementara yang seharusnya dia tunggu tak lagi berjalan lurus mengarah padanya. Ia yang sangat ingin ditunggu olehku adalah hal yang tak …

Shalawat Tarhim Pengingat Masa Kecil

Tau Shalawat Tarhim?

Shalawat yang biasanya diperdengarkan sebelum adzan. Di Bandung ada beberapa masjid yang saya pernah dengar masih memperdengarkan shalawat ini, hingga sekarang.

Saat berkunjung ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Padang, Medan, Palembang di Sumatera. Lalu Pontianak, Balikpapan di Kalimantan, Jogja dan kota-kota lainnya di Jawa, kota-kota lain di Indonesia Timur seperti Ternate, dan pastinya di kota-kota yang ada di Sulawasi Selatan, tak terkecuali Pinrang, masih banyak yang memutar shalawat ini sebelum memasuki waktu shalat.

Sekitar 10 kilometer arah utara kota Pinrang, adalah Leppangeng, sebuah desa yang tenang dan ramah, desa dimana saya berasal. Di desa inilah dulu semasa kecil kuping saya akrab dengan shalawat ini. Dari sebuah mushollah yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah. Mushollah Nurul Yaqin. Saat ini telah berubah menjadi masjid, setelah diperluas dan ditingkat menjadi dua lantai.

Masa itu, sepulang sekolah setelah dhuhur dan makan siang, ka…

Its Me... Saat Liburan ke China Januari 2017

Its Me... Pada Hari Raya Idul Fitri 2017