Skip to main content

Posts

Showing posts from 2014

DUKA AIR ASIA QZ8501

Sejak senin dinihari pas balik dari kantor, rebah menjelang tidur sambil nonton tv yang nyiarin hilangnya Air Asia, sampai subuh tadi, saya merasa ada yang aneh. Susah tidur, kebayang terus sama musibah itu. Walau di dalamnya tidak ada kerabat. Memang musibah seperti ini menggugah rasa, pikiran dan perasaan walau tak ada keluarga kita disana.

Sebagai manusia, itu sangat wajar. Bahkan kita bisa meneteskan air mata saat melihat beritanya. Bagi saya yang kerja di media, rasa itu sidikit menurun jika sedang dikantor mengurus tim dan live program untuk tayangan seputar Air Asia. Namun jika sudah dirumah, di depan TV, rasa itu meningkat tajam, dan merasuki pikiran. Betapa sedihnya melihat musibah seperti ini.

Saya merasa ada sesuatu dengan saya dengan Air Asia ini. Sebelum kejadian Air Asia QZ8501 ini, juga sudah beberapa kali ada musibah pesawat sejak saya kerja di Trans7 dan Trans Tv, dan juga terlibat dalam tim yang menyiapkan tayangan seputar musibah itu, tapi kali ini kok beda banget ra…

10 TAHUN PASCA TSUNAMI ACEH

Jum'at 26 Desember 2014 adalah tepat 10 tahun pasca terjadinya Tsunami Aceh.

Tahun 2004 lalu, ketika tsunami terjadi, saya telah bergabung dengan News Trans Tv. Kala itu saya ada di program berita kriminal. Namun bencana yang begitu dahsyat tersebut, membuat redaksi fokus utama ke pemberitaan tentangnya. Tak pelak tim-tim liputan dari program lain diluar Reportase, dikerahkan untuk meliput musibah tersebut, termasuk saya.

Kegiatan iCare Indonesia, Desember 2014

Puji syukur iCare sukses mengadakan agenda berbagi di bulan desember ini. Tema "Dearsember : small things for us, big change for them" menjadi amanah tersendiri yang kami bawa untuk adik-adik di panti asuhan Bersinar (kawasan ciracas, jakarta timur).

Acara berlangsung pada hari Minggu 14 Desember 2014, mulai pukul 9.20-12.00 wib. Partisipan yang ikut bergabung pada event iCare kali ini berjumlah 21 orang. Namun, partisipan yang hadir hanya berjumlah 9 orang.

Penghuni panti asuhan Bersinar terdiri dari 40 anak-anak dengan rentang usia 4 hingga 18 tahun, serta 10 pengurus panti asuhan. Donasi dalam bentuk uang yang telah terkumpul, kami manfaatkan untuk membeli 50 nasi kotak, 40 bingkisan natal berupa snack (3 snack dan 1 ultra), dan 10 hadiah games.

Selain donasi dalam bentuk uang, iCare juga menerima donasi dari partisipan berupa 3,5 lusin kue shoes dan beberapa susu ukuran besar yang juga kami berikan untuk pihak panti.

iCare mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian…

i Care Community Indonesia

Hai! iCare kembali hadir dengan agenda baru di akhir tahun. Bertepatan dengan euforia Natal, maka iCare menggelar agenda berbagi dalam balutan Hari Raya Natal.
iCare dengan bangga mempersembahkan:
"Dearsember: small things for us, be change for them"
Acara diselenggarakan pada:
Minggu, 14 Desember 2014, pukul 9 pagi, di Panti Asuhan Bersinar, Ciracas, Jakarta Timur. Berdoa, bermain, berbagi hadiah, & makan bersama menjadi rangkaian acara iCare kali ini. Panti Asuhan Bersinar mengasuh sebanyak 40 anak dalam rentang usia 4-18 tahun.
Bagi Anda yang ingin berpartisipasi dalam bentuk apapun, dapat menghubungi Rivo Pahlevi 081384042233.
Donasi berupa uang dapat melalui rekening:
Bank Mega 01-074-00-20-68448-9
a/n Stella Florensia
atau
Bank Mandiri 900-00-2483163-9
a/n Tridias Soja
Join with us. #iCareCommunity instagram:
@icarecommunity
facebook:
I Care Community Indonesia
Jadikan berbagi sebagai sebuah gaya hidup. Mulailah dari diri sendiri, lingkungan terdekat, & dari s…

The 101, Bandung dan Hotel

Beberapa hari lalu saat cek hotel utk nginep di Bandung dan Sukabumi, muncul nama The101Hotel di Dago Bandung. Sempet mikir Dago sebelah mana ya. Rasa2nya ini hotel baru.
Dan tadi pas lagi melintasi Dago mengarah ke bawah pas kena lampu merah sebelum merdeka, berentinya pas di depan hotel ini hahaha...

Ternyata The 101 Hotel berdiri dibekas Planet Dago. Hmm dulu sempet beli HP 3315 di Plago. Beberapa masa kemudian ada boling. Sempet juga nyobain. Lalu ada tempat billiard. Beberapa kali kalo ke Bandung sempet nyodok disitu. Tapi sekarang dah berubah jadi hotel kece.
Gak jauh dari sini, di Jalan Cihampelas, ada 2 mall serupa Plago yang juga dah bertransformasi jadi hotel. Premier Plaza dan Sultan Plaza. Salah satunya menjadi Fave Hotel Premier. Tepat disamping Aston Tropicana. Memang sih, dikota wisata kayak Bandung ini, pusat perbelanjaan yang udah gak menjanjikan mending disulap jadi hotel. Pun karenanya Bandung penuh dengan hotel. 
Kondisi Bandung sekarang memang udah jauh berbeda d…

Hotel Kenangan Almarhum Om Nurdin

Jum'at sore (14/11) saat mengarah ke hotel fave, tempat saya menginap di bandung, saya melintas di Jalan Jend. Sudirman. Sebenarnya dari kamis sebelumnya sudah beberapa kali lewat sini. Tapi tadi karena agak padat, sempat berhenti agak lama tepat di depan hotel ini.

Langsung teringat akan alm Om Nurdin. Beberapa tahun sebelum meninggal akibat kecelakaan kerja, dia sempat nginep disini. Waktu itu dia terbang dari Bontang ke Jakarta. Lalu rame2 kita anterin ke hotel ini. Dia ada training selama seminggu.
Dimasa itulah terakhir ngeliat si Om. Dan ajakan dia untuk main ke Bontang pun, baru terwujud saat dia sudah berpulang. Beberapa hari pasca dimakamkan saya berangkat ke Bontang untuk bantu tante urus semua hak2 Om. Betapa setiap tempat selalu punya cerita. Dan mampu membangkitkan sebuah kenangan. Entah itu manis maupun pahit.
Damai dan tenang disana Om. Bersama Bapak, Puang, Nenek Amma, Om Nurdan, Tante Sukma dan yang lainnya. Allah menyayangi kalian semua. Amin...
Bandung, 15 Nov 2…

Seductive charm of Ubud

Today is the third day i was here. in ubud bali. initially when i make a plan for holiday in bali, i just think to stay all the time in hotel. read some books, listening to music, watch tv, or playing games in my ipad.

and that right, the first day here, yes i just stay in my room. moreover i arrived here afternoon, so i decide to take a rest, after long journey from my room at mampang, in south jakarta.














but yesterday, it's mean the second day here, the monkey forest tease me. it's because the hotel's officer said to me, that place only a hundred meters from the hotel. after breakfast, i went there. 















about two years ago, i was there with my little sister, but at that time, we only have a little time, so we just look around a quick look. but yesterday, finally i can see the all part of monkey forest. it turns out this place has a lot of interesting objects. I spent about five hours for the circumference. it's awesome.















and today, the third day i was here, i rent a motorcycle…

Balada di Sebuah Mini Market

Bule cantik dari Kanada. Lagi bayar minuman dan snack yang dia beli, persis di depan gua. 
Kasir bilang semua 38.500 rupiah
Dia buka dompet dan keluarin rupiah satu persatu. Tampak bingung. Melihat pecahan 2000an, 5000an dan 100.000an di dompetnya. Dia nanya lagi ke kasir berapa? 
All 38.500 rupiah
Oke. Dia itung2 lagi. Lama juga dia. Tampak sangat bingung hehehe... Tapi akhirnya dia berhasil ngitung dan kasi kasir 40.000 rupiah
Dia belum akrab dengan pecahan rupiah. Maklum di negaranya pecahan yg paling gede dan umum 100 dollar. Dan kalo 38.500 dibelakangnya pake Dollar, udah bisa buat beli mobil mewah hehehe...
Gua cuma ingetin lihat baik2 jumlah nolnya. Karena ukuran uang Indonesia sama. Beda warna dan gambar aja. Jangan ketuker antara 1000, 10.000 dan 100.000 atau antara 2000 dan 20.000 karena nol nol itu bisa lebih atau kurang satu kalo diliat sekilas hehehe...
Balada ini terjadi bukan karena bulenya yang masalah. Tapi rupiah kita yang masalah. Gimana bule gak rada bingung dengan pecaha…

Balada Cari Hotel Sore Tadi

Perlahan mobil belok kiri dan menanjak. Begitu tiba diatas langsung berjejer di kanan kiri jalan yang sempit itu cottage, hotel, resto dan spa. 
Wah view jalannya gak salah neh, sama kayak yang udah dipantau di street viewnya google map. 100 meter pertama gua masih cuek, karena kalo liat difoto depan hotel ada sawah. 
Begitu agak kedalam udah ada sawah, mulai deh liat2 papan nama hotel. Lamaaaa, karena mobil berlaju pelan. Hingga kanan kiri sawah. Tapi jalanan blum mentok. Oke mungkin masih di depan. 
Gak lama mentok. Sebenarnya bisa belok tapi kok gak yakin dijalur itu posisinya. Driver dah ambil ancang2 putbal. Mungkin kelewat tadi. 
Pikiran dah mulai kaco. Jangan2 hoax fotonya tuh hotel. Tapi masa iya masuk di airasia.go sih. Udah gitu bule dari Jerman bilang tempatnya oke dan kayak di desa.
Oke. Mending gua telp deh nanya posisi pastinya. "mas kalo sudah mentok, kekiri ada turunan, nah turun aja ikuti jalan" kata mas2 yang jawab telp. Oke meluncur. Dan yes, meski diujung jala…

Sekali Lagi - Sheila on 7 (Lirik)

Waktu itu pukul 7 malam aku datang menjemputmu Di bangku taman aku menunggu hingga kau selesai berdandan Kita telurusi jejak-jejak malam yang bertabur bintang Semakin berat hatimu untuk aku lepaskan
Tapi kini keadaan hidupku telah jauh berbeda Tak ada lagi hati yang aku tunggu tuk selesai berdandan Aku telurusi jejak-jejak malam yang bertabur bintang Semakin berat hatimu untuk aku lupakan
Tak pernah aku menyangka sejauh ini aku melangkah Tak pernah aku menyangka sedalam ini aku terluka
Jika hidup terus berputar, biarlah berputar Akan ada harapan sekali lagi, seperti dulu
#sekalilagi #sheilaon7

Rise Up - Beyonce (Lirik)

I'm the matriarch of your land
When you need to take my hand
Come into my arms
I'll keep you safe from harm
I'll keep your precious heart
Some people try to drag you down
Take it from me stand and be proud
You're a warrior
You're my warrior
Be who you are
Be who you are

Know that life holds more than what you see
Rise up little man
Rise up little man

(I Will)
Fight for you and me
Look into my eyes and believe
Little woman we will fight for you, we will fight for you
Little woman will fight we will rise
I see you and me
Take my hand and we,
We will stand we will fight for you, we will fight for you
We will stand and together we will rise
#riseup #beyonce

LEBAM...

Ini adalah pukulan telakSakit... Tapi gak tau kenapa bisa sakit
Ini adalah tamparan keras Perih... Tapi gak tau kenapa bisa perih
Ini adalah tembakan maut Mematikan... Tapi gak tau kenapa bisa mematikan
Detik demi detik... Menit demi menit.. Jam demi jam... Hingga... Akhirnya hari demi hari
Aku menemukan apa itu Aku terlalu yakin dan percaya bahwa aku lebih dari apapun
Aku harusnya ingat Aku harusnya sadar Bahwa aku telah menyerahkan semua pada-Nya Jadi mengapa aku harus begini?
Aku harus menjadi munafik Demi perasaan yang telah membohongiku Demi kekejaman rasa yang sempat membuatku terpana Demi kejayaan mimpi yang tiada berujung
Tapi  Ya sudahlah...
Semoga, kamu baik-baik saja Tak apa tak jadi seperti yang kumau Yang penting kau tau...
Mampang, 14042014-01.29

ADA ALLAH...

Kadang situasi dan kondisi yang tak menentu membuat kita jadi lupa dan tak tau, mana sebenarnya kenyataan, mana yang hanya mimpi, dan mana yang sebenarnya gak pernah terjadi bahkan didalam mimpi sekalipun.

Kita senyum, bahagia, senang tak terkira, namun akhirnya terdiam, lesu dan berada pada situasi yang tak bisa diungkapkan, ketika kita akhirnya terjaga dan berhadapan dengan kenyataan yang masih sama.

Melangkah tak tau arah. Bertutur tak punya kata-kata. Menatap tak tampak keindahan. Bahkan saat terpejam tak mendapat ketenangan.
Semua bisa membuat kita gila...

Namun... Ada Allah. Serahkan pada-Nya. Biar Dia yang atur. Pasti gak akan ada yang salah ketika Dia yang memutuskan.

Insya Allah...

Lantai 5 - News7
Pagi ini
24022014

Betapa Kejam Prinsip Ini

Betapa kejam prinsip ini
Kupegang erat hingga sakit rasanya
Namun mau berbuat apa Justru prinsip inilah membuatku benar
Betapa kejam prinsip ini Sekedar untuk menyapamu pagi ini pun Aku takut tiada kepalang Tak berani membuatmu berprasangka
Betapa kejam prinsip ini Hingga mampu membendung rasa Cinta Sayang Kasih yang besar Terkurung terkungkung kehilangan arah
Betapa kejam prinsip ini Mengacaukan ritme hidupku Tak kenal mana pagi mana sore Logika terbalik tak karuan
Betapa kejam prinsip ini Tapi dialah yang benar dan menjagaku Dan betapapun kejamnya Akan tetap aku pegang prinsip ini Untuk sebuah kehormatan dan penghormatan
Jakarta 040214-06.38

Renungan Sebelum Tidur

Dan jika sudah seperti ini jadinya, tak ada yang harus disalahkan. Cukup berpikir jernih lalu maju dengan gesit, atau justru mundur perlahan dengan tertib dan hati-hati!
Tak mudah memang mengambil keputusan yang mudah sekalipun dalam kondisi yang sulit. Terlebih saat bisikan-bisikan yang datang tak kompak, tak seiring sejalan. 
Semua hanya cukup dikembalikan pada-Nya. Dia yang Maha Kuasa dan Maha Segalanya. Kita menyiapkan semua, dan minta pada-Nya untuk memilihkan yang benar dan baik menurut-Nya

HADAPI SAJA...

Selamat malam bidadari manisBagaimana kondisimu saat ini Mengapa begitu kikir kau berkisah Meski pahitmu tetap manis
Adakah pengakuan itu sebuah salah Hingga kau penjarakan tanpa rasa Melumat gejolak didalam dirimu Menghempaskan asa yang terpendam
Dimakah kau wahai pemilik keanggunan Mengapa kau runtuhkan pesona itu Kau hancur leburkan dari hatiku Hingga ku tau harus bagaimana lagi
Jika benar berada diatas kesalahan Ketika pengakuan benar yang menyakitkan Mengapa harus lari dengan darah tercecer Hadapi saja hingga salah satu mati
Mengapa kau hanya berlindung pada gelap Mengapa kau redupkan api dihatimu Bukalah matamu wahai bidadari Bukalah hatimu yang seluas samudera itu
Jangan biarkan waktu menguasaimu Waktu untuk kau jalani bukan selami Ada yang menantimu diujung sana Namun mengapa kau berdiam ditempat
Jalanlah wahai melati sebar pesonamu Namun kukuhkan hanya pada satu Kemana nantinya kau labuhkan itu Sesuatu yang amat kau pertahankan
Adakah kau tiada merasa Adakah kau tiada melihat Adakah kau tiada berpikir Ada…

Melati di Tapal Batas

Aku memiliki prinsip dan keteguhan hati yang kuat. Telah aku pegang sejak lama. Memang dulu tak sekuat sekarang sehingga prinsip itu runtuh, bagai tanggul diterjang air bah. Kesadaranku akan apa yang terjadi kemudian, membuatku kini lebih memperkokoh kekuatan dinding prinsip itu. Namun entah kekuatan apa itu, yang belakangan ini memcoba mengusik kekokohanku.
Pesona. Adakah karena itu? Kesepiankah? Atau justru keadaan sekeliling yang perlahan membentuk koloni guna menyiksa dengan selimut kebahagiaan? Ataukah sebuah penyelamatan? Penyelamatan seorang makhluk terkait dengan aqidah dan tuntunan hidup? Entahlah yang mana yang akan menyingkap tabir gelap sebuah perjalanan dan perjuangan dalam menggenggam prinsip.
Aku hanya manusia biasa memang, jadi tak heran jika goncangan sekecil apapun mampu menggoyahkan bahkan merobohkanku. Makin ku katakan tidak, semakin hati bergejolak dan berkata iya. Namun entah kali keberapa kukatakan ini, bahwa otak itu ada diatas hati. Otak ada dikepala dan hati ad…

SOMETHING... SOMEONE... SOMEWHERE...

Kelembutan itu kadang bisa menjadi sesuatu yang sangat kuat, dalam hal seperti ini. Terkadang tak perlu berkeras hati untuk mendapatkan hati yang begitu teduh. Adakah ketidaksadaran atau justru karena kekecewaan yang membuat semua berawal diluar nalar? Itulah cinta yang diletupkan oleh rasa...
Waktu tak perlu diukur atau dinanti, cukup diselami saja dan dinikmati, hingga akhirnya ada yang tersandung hingga terjatuh, atau justru kian sejalan dengan waktu.
Kumenemukanmu diawal yang sebenarnya akhir. Walau kukuasa melawan sorotanmu, namun goresan senyuman itu yang memiliki kuasa meruntuhkan dindingku. 
Kamu bukan yang seperti kubayangkan selama ini. Kamu bukan yang bisa membuatku begitu mudah berpaling. Kamu memiliki benteng yang kokoh dan kuat. Namun aku adalah aku, bagai ombak menghantam karang. Ujungnya bisa ditebak, namun tak tampak sama sekali.
Keindahanmu mampu melenakanku hingga anganku terbuai, hingga jauh. Dan karenanya terkadang aku takut. Takut jika aku akhirnya jatuh, dan kamu ti…

JATUH CINTAKAH?

Mengapa tiba-tiba malam ini kau hadir dan menyapa sepiku? Mengapa kau tak coba sapa kenyataanku? Aku memang belum lama mengenalmu. Inipun sebenarnya aku ragu mengakui bahwa telah mengenalmu.
Selembut embun senyumanmu, namun mampu menorehkan sesuatu dipikiranku. Aku rindu sorot mata itu, yang tajam namun terkadang syahdu. Kau sebenarnya jauh, namun begitu dekat malam ini. Kau memenuhi pikiran, bahkan jiwaku.
Akankah ada jalan untukku melangkah tuk menghampiri dan menyentuh hatimu? Mungkin sulit, namun akan mudah jika kau tak berpaling. Aku tengah tersihir aura kecantikanmu, yang datang bersama hembusan angin malam ini.
Kuharap jika tiba masanya nanti, kau telah siap untuk kukenali lebih jauh, dan kamu mencoba menyentuh asa yang telah kubangun, untuk kita jalani bersama. Semoga ini tak menjadi mimpi, yang buyar oleh sinar matahari pagi, ketika menyapaku tuk bangun.
Aku menantimu diujung khayalku...
Tuner, 041212 Daenk Mar

DAN MALAM PUN TERTAWA

Siapa itu yang tertawa? Oh ternyata malam... Dia telah datang bahkan sebelum aku merasakan teriknya mentari
Kudiselimuti gelap yang mencekam Kemana bulan malam ini? Mengapa ia begitu enggan menyapaku...
Rupanya aku tengah terhanyut Terhanyut oleh khayalku Khayalan tentang dirimu
Siang atau malam tak ada lagi bedanya kini Yang ada hanyalah waktu Waktu untuk memilih Mendekati atau justru menjauh
Kau adalah keangkuhan anggun Karya sempurna sang pencipta Yang sejenak ingin kuraih
Inikah mengapa malam menertawakanku? Saat aku tenggelam dalam kelam kegelapan Saat aku belum tau harus melangkah kemana
Biarkan saja... Yang pasti bukan untuk menuju arahmu Kau begitu angkuh bagiku
Namun... Yakinilah, jika waktunya nanti Kau yang akan memaksa menuju kesini
Tebet 04012013-23.17 DaenkMar
(Late post... Tulisan setahun lalu)

DAN KETIKA...

Tak suka rasanya harus melihat kenyataan itu. Saat akhirnya kuputuskan tiada lagi yang layak untuk diperjuangkan padanya. Semua harus dikembalikan pada awal semula. Dari masa ketika tiada arti keberadaanya.
Tak bisa dipungkiri memang waktu yang berlalu memiliki peran yang kuat dalam proses pembangunan rasa. Namun dengannya pula rasa bisa meleleh melebihi lelehan salju dimusim semi. Dan ketika semua tak mampu memberi jawaban, maka pada waktulah semua dikembalikan.
Jakarta 190114 - 08.09 Daenk Mar

Its Me... Saat Liburan ke China Januari 2017

Its Me... Pada Hari Raya Idul Fitri 2017