Skip to main content

Final Kompetisi Masak Koki Cilik

Ikuti Meet N’ Greet bersama para Koki Cilik, Al, Agna, Rachquel, Hillary, Laras, Hanggi, Dinda, Marsha, dan Akbar. Dimeriahkan pula dengan penampilan Demo Masak Para Host Koki Cilik, serta Lomba Mewarnai & Menggambar Koki Cilik, dan beragam lomba lainnya, dalam acara ’FINAL KOMPETISI MASAK KOKI CILIK’, yang akan diselenggarakan pada :

Hari/Tanggal : Minggu, 22 Mei 2011
Waktu : Pukul 10.00 – Selesai
Tempat : Piazza Gandaria City

Peserta
- Lomba Mewarnai Koki Cilik : Usia 7 – 9 Tahun
- Lomba Menggambar Koki Cilik : Usia 10 – 12 Tahun
- Lomba Lainnya 7 – 12 Tahun

Pendaftaran
Lomba Mewarnai & Menggambar Koki Cilik
Peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp.10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah). Formulir pendaftaran dapat diambil di Menara Bank Mega lt. 20, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A Jakarta mulai tanggal 16 – 20 Mei 2011, pukul 10.00 – 19.00 WIB. Info lebih lanjut hubungi 021-79177000 ext. 2726/2725 atau Sdri. Ayu di 0819 0819 8619.

Lomba Lainnya
Orange Shoot : Permainan memasukkan bola jeruk raksasa (bola basket dicat berwarna orange) ke dalam ring basket mini sebanyak-banyaknya.
Dart Fruits (Shoot the Food) : Permaianan melempar anak panah ke papan dart bergambar buah-buahan untuk mencari poin tertinggi.
Apple Crush : Jatuhkan piramid apel sebanyak-banyaknya.
Pendaftaran langsung di lokasi, dan gratis.

Hadiah
Lomba Mewarnai Koki Cilik
Juara I : Rp. 500.000 + Merchandise
Juara II : Rp. 250.000 + Merchandise
Juara III : Rp. 150.000 + Merchandise

Lomba Menggambar Koki Cilik
Juara I : Rp. 500.000 + Merchandise
Juara II : Rp. 250.000 + Merchandise
Juara III : Rp. 150.000 + Merchandise

Lomba Lainnya
Beragam Merchandise menarik dari Koki Cilik dan Trans7

Peserta yang telah melakukan pendaftaran (Lomba Mewarnai & Menggambar Koki Cilik) akan mendapatkan pin menarik dari TRANS7 serta crayon yang akan dibagikan pada saat lomba berlangsung.

Dapatkan hadiah uang tunai dan merchandise menarik dari TRANS7.
Buruan daftar!! Peserta terbatas!!

Download Poster dan Formulir di :
http://www.trans7.co.id/frontend/news/view/newsflash/251

Comments

Popular posts from this blog

Antara Indonesian Idol dan ST 12

Kalo tidak salah, tahun 2008 ini merupakan tahun kelima pelaksanaan Indonesian Idol, yang ditayangkan di RCTI. Namun meski sudah lima kali, namun baru kali kelima ini saya tertarik untuk menyaksikannya. Alasannya mungkin karena ST 12, tapi mungkin juga bukan.

Tahun lalu, saya pernah mendengar dari Hp ponakan ada sebuah lagu, yang mirip dengan gaya lagu Peterpan, saya bahkan mengcopy lagu tersebut, yang ternyata milik group band yang juga berasal dari Bandung, ST 12. Lalu beberapa bulan belakangan, di program Selamat Pagi Trans7 yang saya produseri saat ini, lagu tersebut menjadi momok bagi Bima, seorang anggota tim kreative saya.

Saya dan beberapa teman, seperti Thomas, VJ tim Selamat Pagi, sering menggoda Bima, dengan memutar lagu tersebut, di Komputer saya. Belum lagi Susan, PA Selamat Pagi yang juga menggoda Bima dengan memutar lagu ST 12 menggunakan HP. Bahkan maret lalu, saat kami taping di Makassar, saya dan Susan tak hentinya menggoda Bima dengan lagu ST 12.

Awal april ini, perhel…

Haruskah Ku Melawan Dunia?

Bagaikan lirik sebuah lagu...
Kita adalah hati yang tertindas. Kitalah langkah yang berhenti berjalan. Kitalah mimpi yang tak terwujudkan....

Adalah kisah yang pernah terjadi diantara kita. Berawal dari belasan tahun lalu, kemudian redup kemudian mucul kembali, kemudian redup, muncul lagi, dan terakhir... terang tidak, redup tidak, mati pun tidak. Walau bisa jadi ini hanya terjadi di duniaku, tidak pada duniamu.

Apa yang aku telah lakukan belakangan, bagimu telah cukup bahkan lebih untuk menebus dosa-dosaku padamu dimasa lalu. Namun tetap saja itu tidak akan cukup mengembalikan semua pada posisi dimana dulu kita adalah yang paling segalanya. Sempat memang ada harap. Harap yang kusimpan cukup lama, namun tak pernah juga aku tawarkan, karena aku tau sekarang semua telah berubah dan berbeda.

Apakah layak orang yang pernah pergi, justru menunggu kembali? Sementara yang seharusnya dia tunggu tak lagi berjalan lurus mengarah padanya. Ia yang sangat ingin ditunggu olehku adalah hal yang tak …

Shalawat Tarhim Pengingat Masa Kecil

Tau Shalawat Tarhim?

Shalawat yang biasanya diperdengarkan sebelum adzan. Di Bandung ada beberapa masjid yang saya pernah dengar masih memperdengarkan shalawat ini, hingga sekarang.

Saat berkunjung ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, seperti Padang, Medan, Palembang di Sumatera. Lalu Pontianak, Balikpapan di Kalimantan, Jogja dan kota-kota lainnya di Jawa, kota-kota lain di Indonesia Timur seperti Ternate, dan pastinya di kota-kota yang ada di Sulawasi Selatan, tak terkecuali Pinrang, masih banyak yang memutar shalawat ini sebelum memasuki waktu shalat.

Sekitar 10 kilometer arah utara kota Pinrang, adalah Leppangeng, sebuah desa yang tenang dan ramah, desa dimana saya berasal. Di desa inilah dulu semasa kecil kuping saya akrab dengan shalawat ini. Dari sebuah mushollah yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah. Mushollah Nurul Yaqin. Saat ini telah berubah menjadi masjid, setelah diperluas dan ditingkat menjadi dua lantai.

Masa itu, sepulang sekolah setelah dhuhur dan makan siang, ka…

Its Me... Saat Liburan ke China Januari 2017

Its Me... Pada Hari Raya Idul Fitri 2017